blog-islam


Selamat datang kami ucapkan, semoga bermanfaat dan berkah bagi kita semua

Bila ada gambar yang tidak bisa dimuat, silahkan klik kanan pada gambar dan pilih view image



١٤٣٥ H/ 2014 M




SELAMAT DATANG DI Manaroh al-Ilmi

Cetak Pdf

Sabtu, 30 Juli 2011

[Lanjutan] Budaya Menulis

Harus diakui, kebanyakan aktivis pendidikan melalui Internet selalu bergerak sendiri, bahkan tanpa ada jaminan perlindungan yang harusnya juga dimuat di UU ITE, sehingga untuk menyebarkan ilmu melalui internet dan mengembangkannya lebih luas lagi menjadi terhambat karena kurangnya dana, padahal dengan internet ilmu dapat tersebar dengan murah bahkan gratis. Oleh karenanya, mudah-mudahan pemerintah mau memajukan negaranya, dengan cara meniru upaya pemerintah negara maju. Pada zaman Islam, ilmu pengetahuan sangat murah dan mudah, karena pemerintah sendiri yang menggaji para ilmuan dan guru, dan setiap upaya pendidikan, tulisan, dan tentunya ilmu pengetahuan dibiayai negara. Maka hendaknya anggaran pendidikan yang begitu besar yaitu 20% dari APBN juga diperuntukkan bagi pendidikan melalui internet, sehingga akan tergalakkanlah budaya menulis melalui internet di tengah masyarakat. Semoga tulisan yang dibuat oleh siswa setingkat SMA ini mampu menjadi suatu titik awal dan bahan pemikiran untuk masa yang datang lebih baik. Kepada Allah hendaknya senantiasa kita bermohon.

Budaya MenulisBudaya Menulis

Budaya Menulis


Tulisan di Manaroh al-Ilmi, untuk kemajuan peradaban

Arti yang tepat untuk mengartikan kata menulis adalah suatu kegiatan menggambar bahasa atau kata dalam suatu bentuk tertentu, sehingga bila seseorang sedang melukis, tidak bisa dikatakan menulis, walaupun lukisannya itu menceritakan sesuatu, karena ia digambar tidak dalam bentuk tertentu. Sebaliknya walaupun suatu huruf berbentuk gambar, seperti pada herioglif atau huruf kanji, tetap dikatakan tulisan walaupun berbentuk seperti gambar. Kemudian untuk tulisan yang ditulis dengan mesin disebut dengan ketikan, padahal tidak salah bila disebut dengan tulisan ketik. Pada awalnya memang semua tulisan ditulis dengan menggunakan pena atau yang semacamnya yang digenggam oleh tangan, sehingga disebut tulisan tangan karena memang cara penulisan seseorang untuk suatu huruf cenderung berbeda-beda, sedangkan mesin tentulah bentuk tulisannya bisa diatur sedemikian rupa.

Kapankah manusia mulai menulis? Tentulah sejak huruf mulai ditemukan. Pada awalnya manusia telah mengenal bahasa untuk berkomunikasi dan berinteraksi dengan sesamanya, mengingat manusia adalah makhluk sosial, dan pada masa itu hanya mungkin bertahan hidup dengan cara berkelompok. Untuk menyampaikan sesuatu secara tersurat, mereka melukisnya di gua-gua tempat mereka tinggal. Menurut sejarah dari para ahli sejarah, masyarakat yang mengenal aksara pertama kali adalah bangsa Mesir dengan herioglif mereka yang terdiri dari gambar yang bermakna bunyi tertentu, dan gambar yang bermakna benda tertentu, dan gambar yang bermakna jumlah tertentu. Bangsa China juga menggunakan huruf dari benda tertentu dan kemudian kata yang bunyinya mirip dengan lambang itu disimbolkan sama dengannya. Seperti kalajengking yang dalam bahasa China adalah van, maka lambang atau huruf untuk 10000 yang berbunyi van juga adalah sama dengan kalajengking itu, dan lambang kalajengking itu dibuat mirip dengannya. Kemudian bangsa lain membuat aksaranya, dan kalau dilihat adalah kemiripan diantara aksara-aksara tersebut, apalagi bagi bangsa yang bersaudara, seperti huruf Arab, Yunani, Romawi, Persia, dan lainnya.

Hanya saja, budaya menulis pada zaman itu hanyalah milik kalangan istana dan agamawan-biasanya seorang agamawan juga adalah ilmuwan, terutama astronomi dan filsafat, karena hal ini berkaitan dengan alam-saja, sehingga ilmu pengetahuan yang berdampak pada budaya menulis tidak berkembang pada masyarakat luas, sehingga seorang yang pandai tulis baca adalah orang yang sangat pintar pada masa ini. Bahkan huruf paku pada bangsa Aztek yang terkenal mempunyai peradaban dan ilmu astronomi yang tinggi tidak bisa dibaca secara lengkap sampai sekarang oleh penduduk aztek sendiri, meskipun baru ditingalkan puluhan tahun saja.

Hal ini terus melanda dunia, sampai pada abad ke-5 masehi di tanah Arab mulailah tersebar sebuah ajaran tauhid yang murni yang sesuai dengan fitrah manusia yaitu agama Islam. Bangsa Arab dikenal sebagai bangsa yang bebas merdeka, tidak pernah dirajai oleh siapapun. Demikian juga dengan budaya menulis. Bangsa Arab dikenal mempunyai sastra yang tinggi, meskipun tidak pandai tulis baca, dan siapapun boleh bersyair, walau ia berasal dari wilayah paling terpencil sekalipun. Huruf Arab dikenal 100 tahun sebelum datangnya Islam, maka bangsa yang punya sastra yang hebat itu semakin hebat budaya menulisnya dengan hurufnya itu. Agama Islam juga memerintahkan umatnya untuk terus belajar, membaca, dan menulis, sebagai mana dalam ayat Qur an yang pertama kali turun dan hadits-hadits Nabi. Hal ini terus berlanjut sampai puncak kegemilangan kebudayaan Islam pada dinasti Abbasiyah, dimana setiap orang bebas untuk membaca dan menulis, menjadi ilmuan dan peneliti, dan hal ini sangat didukung oleh negara, bahkan negara memberikan dana dan fasilitas yang tidak terbatas bagi siapapun untuk menulis dan membaca, bahkan karya tulis pada zaman ini dihargai sangat mahal, dengan puluhan gram emas murni. Harus diakui bahwa kebudayaan Islamlah yang pertama kali menyebarkan tradisi ilmu pengetahuan dan budaya menulis kepada masyarakat luas, dan hal inilah yang sampai kepada masyarat Eropa hingga kini.

Manfaat Menulis

Setelah teknologi Internet dikembangkan para akademisi, maka teknologi inipun menyebar dengan cepat. Internet sering menjadi lambang dari globalisasi. Hal ini karena internet dapat menjangkau siapa saja dengan biaya yang murah. Namun penggunaannya di tengah masyarakat belum optimal. Contoh dalam dunia pendidikan, apa yang disebut dengan e-learning belum benar-benar dimanfaatkan. Ketika teknologi internet menyebar, banyak para guru yang memberi tugas dengan mencari di internet, dan ini telah menjadi suatu hal yang mudah, praktis, keren, dan harus untuk kemajuan teknologi. Padahal ada informasi yang ada di buku namun belum ada di internet, dan sang murid tidak tahu bagaimana cara menulis di Internet. Harusnya para murid diajarkan untuk menulis di Internet melalui wiki, forum, ataupun blog, dan inilah yang lebih baik. Karena kita selalu diajarkan untuk menjadi pengguna internet, bukan menjadi penyedia internet. Tidak heran bila banyak hari ini generasi muda Indonesia hanya menjadi korban dari game online, facebook, dan lainnya, dan nyaris tidak pernah menjadi penguasa Internet (karena untung masih ada anak berbakat penemu situs salingsapa yang membuat Indonesia bangga). Sehingga tampaknya hal-hal yang berbau internet masih terbentur pada sumber daya manusia, teknologi, kesadaran, pendidikan, dan dana. Ha

Minggu, 24 Juli 2011

Ringkasan Organel Sel

Organel Sel


Tulisan di Manaroh al-Ilmi, untuk kemajuan peradaban.

Organel sel adalah bagian dari sitoplasma, yaitu berupa cairan kental yang terletak di antara selaput sel (membran plasma) dan inti sel (nukleus) dan di dalamnya terdapat zat-zat organik yaitu protein, lemak, karbohidrat, dan lainnya. Organel sel adalah bagian yang mempunyai tugas dan fungsi tertentu, sehingga seperti organ pada tubuh manusia, namun dalam bentuk yang sangat kecil karena ia adalah bagian dari sel. Organel plastida hanya dimiliki oleh tumbuhan, sedangkan sentriol/sentrosom hanya dimiliki hewan, walaupun fungsinya sama.
Bentuk, Fungsi organel sel








OrganelFungsiBentuk
Retikulum EndoplasmaPembuatan (sintesis) proteinLipatan membran yang terbentang dari inti ke membran sel
RibosomSebagai tempat proses pembuatan proteinButiran yang melekat pada retikulum endoplasma dan sitoplasma
MitokondriaRespirasi selBatang atau bulat lonjong
Badan GolgiSekresi partikel atau zat-zat sisaSeperti kantong yang dibungkus membran
VakuolaPenyimpanan sampah sel dan bahan-bahan yang tidak langsung dipakaiBerbentuk bintik terang, seperti gelembung udara
PlastidaPembentukan dan penyimpanan substansi untuk proses metabolismeBulat lonjog
LisosomSebagai organel pencernaan intraselBulat lonjong

Sumber: Kadaryanto, S.Pd, dkk. 2006. Biologi 1 Mengungkap Rahasia Alam Kehidupan SMP Kelas VII. Bogor: Yudhistira.

Jumat, 22 Juli 2011

Benarkah TV dan SMS?

Beberapa hari belakangan ini, kasus BBM (BlackBerry Messenger) sedang hangat-hangatnya dibicarakan di media massa seperti TV. Itu adalah contoh sepenggal kalimat yang mudah untuk diucapkan walaupun sebenarnya salah. Kita akan membaca tv menjadi tivi atau tipi, bahkan bagi orang yang tidak mengerti atau salah dengar bisa menjadi titi. Demikian juga dengan dvd, cd, pakar IT, tapi bagaimana dengan kata resapan dari bahasa Inggris lainnya, apakah kita mengejanya dalam ejaan Inggris lainnya, seperti hp, sms, mms, dan bbm? Memang tampaknya telah menjadi kaidah bahasa kita, yaitu untuk ikut-ikutan, membaca bagaimana enaknya saja, atau untuk sok keren padahal salah? Sebagaimana yang dijelaskan oleh seorang kritikus bahasa Alif Danya Munsyi, kita suka mengucapkan singkatan TV dengan tivi, sementara untuk HP kita tidak pernah menyebutnya eitch pi. Padahal pada era tahun 90-an, pada zaman keteraturan berbahasa Indonesia masih dijaga oleh rakyat dan pemerintah masa itu, kita melihat ucapan untuk tv adalah teve, hal ini dapat dilihat dari stasiun televisi nasional yang menggunakan teve pada singkatan tv, seperti TVRI, SCTV, dan ANTV. Maka memang benar, sering kita menggunakan bahasa resapan dari bahasa asing seenaknya saja, mungkin supaya dibilang intelek, dan celakanya diikuti banyak orang, padahal salah. Harus diakui, mengucapkan teve atau ite atau juga cede terasa janggal, tapi sebenarnya itulah ejaan yang berlaku dinegara kita, jangan ada diskriminasi antara tv dan sms (dalam ejaan bahasa Inggris is em is) atau bbm, masalah janggal hanya masalah kebiasaan, dan jangan mau menjadi orang yang sekedar ikut-ikutan!.

Kamis, 07 Juli 2011

Kode HTML untuk huruf Arab

Perjalanan saya sebagai seorang blogger pemula terus berlanjut. Bagi
saya, blogging tidak hanya tentang tulisan, ataupun seni dan sastra
dari tulisan yang dihasilkan, kalau ilmu, saya yakin ilmu saya tidak
melebihi anda, namun blogging juga untuk mengasah kemampuan untuk kode
HTML dan teknologi lainnya, terutama tentang Open Source, terlebih
bagi saya, dengan blog ini mudah-mudahan akan menjadi ladang amal
ibadah bagi saya dan bagi anda yang menyebarluaskan link untuk menuju
ke blog ini, hehehe. Adapun untuk kali ini, informasi yang akan
disampaikan adalah tentang kode HTML bagi huruf Arab, yaitu:
ء = ء, آ = آ, أ = أ, ؤ = ؤ, إ = إ,
ئ = ئ, ا = ا, ب = ب, ة = ة, ت = ت, ث = ث, ج = ج, &x62D; = ح, خ = خ, &#x62F = د, ﷲ = ﷲ, ذ = ذ, ر = ر, &#x632 = ز, ش = ش, ص = ص, ض = ض, ط = ط, ظ = ظ, ع = ع ـ = ـ, ي = ي, 撚 = 撚 غ = غ ف = ف ق = ʂ ك = ك ل = ل م = م ن = ن ه = ه و =و ى = ى ʊ = ِ ١ = ١ ٢ = ٢ ٣ = ٣ ٤ = ٤ ٥ = ٥ ٦ = ٦ ٧ = ٧ ٨ = ٨ ٩ = ٩ ٠ = ٠
NB : Kode ini dapat langsung disambungkan, dan ditulis dari kiri seperti biasa nanti secara otomatis akan tertulis dari kanan.

<i></i> untuk memiringkan teks, seperti Abduh
<u></u>  untuk menggarisbawahi teks, seperti Abduh
<p></p>  untuk membuat paragraph baru
<super></super> untuk membuat efek superscript, hasilnya Abduh
<sub></sub> untuk membuat efek subscript, hasilnya Abduh
<quote></quote> untuk membuat sebuah kutipan
<strike></strike> untuk membuat teks dicoret seperti Abduh.
Selain itu, kita juga bisa mengubah warna teks, dengan kode HTML: <span style="color: red;">Abduh</span>
Hasilnya seperti ini : Abduh. Untuk mengubah warna, ganti red dengan warna lain, seperti yellow atau green.
Adapun untuk mengubah ukuran teks dengan mengubah angka dalam kode di bawah ini:<span style="font-size: 16.0pt; line-height: 115%; mso-bidi-font-size: 11.0pt;">Abduh</span>
                Abduh   
Akan memberi hasil : Abduh
Kita juga bisa menetukan margin (jarak teks dari batas), dengan kode: 

Batas atas: <span style="margin-top:20px;">Teks</span> 
Batas bawah: <span style="margin-bottom:20px;">Teks</span> 
Batas kiri: <span style="margin-left:20px;">Teks</span> 
Batas kanan: <span style="margin-right:20px;">Teks</span> 
Ingin mengubah format perataan (aligment) teks? Caranya mudah, yaitu dengan memakai kode HTML ini: 
Rata kiri: <p style="text-align:left;>Teks</p> 
Rata kanan: <p style="text-align:right;>Teks</p> 
Rata tengah : <p style="text-align:center;>Teks</p> 
Rata kanan kiri: <p style="text-align:justify;>Teks</p> 
Bila Anda ingin mencetak hasil pengolahan kata tersebut setelah selesai, silahkan ketik Ctrl+P, atau bisa juga dengan mengetikkan kode HTML ini: <a href="http://abduh.us.to onclick="window.print();return false;">Cetak</a>

Download lagu Rebell Saint Loco



Silahkan download lagu berikut:
Saint Loco-Rebell