blog-islam


Selamat datang kami ucapkan, semoga bermanfaat dan berkah bagi kita semua

Bila ada gambar yang tidak bisa dimuat, silahkan klik kanan pada gambar dan pilih view image



١٤٣٥ H/ 2014 M




SELAMAT DATANG DI Manaroh al-Ilmi

Cetak Pdf

Minggu, 21 Agustus 2011

Zakat Fitrah

Ibadah Zakat termasuk dalam rukun Islam, sehingga ibadah ini sangat penting sekali untuk dilaksanakan oleh insan yang mengaku beragama Islam. Untungnya mengenai zakat ini umat muslimin telah dipermudah dengan banyaknya lembaga Amil Zakat yang dikelola secara profesional dan diakui oleh negara. Sebenarnya manfaat zakat sangat besar sekali, baik secara spiritual maupun sosial. Secara spiritual, harta yang kita dapat kita ragukan kehalalannya 100% mungkin ada kesilapan sehingga bisa tercampur dengan hal yang haram, maka zakat yang memang secara bahasa artinya suci akan menyucikan harta kita, ingat yang berguna dari harta bukan hanya banyaknya, tapi juga berkahnya, yaitu dengan zakat. Meski demikian, ada juga kelalaian dalam Ibadah Zakat ini, seperti zakat fitrah. Harus kita bedakan zakat fitrah dengan zakat mal. Zakat fitrah adalah zakat yang diwajibkan atas setiap orang Islam, merdeka atau hamba, laki-laki atau perempuan, kecil atau dewasa, yang mempunyai kelebihan harta daripada keperluan makanan untuk dirinya sendiri dan untuk yang wajib dinafkahinya baik manusia ataupun hewan pada malam hari raya dan siang harinya untuk mengeluarkan zakat hanya sebesar 3,1 liter (2,7 kg) makanan pokok atau 3,8 kg uang seharga makanan pokok itu untuk menyucikan jiwa selama setahun dibayar waktu ramadhan sampai sebelum idul fitri. Sehingga bisa jadi ada orang yang telah banyak menerima zakat sehingga kebutuhan berlebih pada hari raya itu dan ia sebenarnya wajib zakat. Lalu siapakah yang berhak menerima zakat fitrah? Yang berhak hanya dua golongan, yaitu fakir dan miskin, yaitu orang tidak cukup kebutuhan pokoknya. Sehingga tidak ada pameo 'kalau tidak memberi, ya menerima' , maksud ungkapan ini adalah bila tidak mampu membayar zakat fitrah, maka jelaslah ia hanya menerima saja, karena memang zakat fitrah ini adalah zakat jiwa. Harta yang dimaksud disini adalah harta yang tidak perlu kepadanya sehari-hari, sehingga rumah, buku, perkarkasnya tidak wajib dizakatkan. Wallahu a'lam

3 komentar:

  1. Aslm, ustadz sy ingin tanya, bolehkah sy brzakat kpd nenek sy? Mohon pnjelasannya.

    BalasHapus
  2. Waalaikum salam wr wb. Masalahnya apakah nenek anda nafkahnya dalam tanggungan anda. Kalau tidak, maka sah dan boleh, kalau ya, maka yang demikian itu tidak sah, karena zakat fitrah itu kita bayar bersama dengan tanggungan kita, sehingga tidak mungkin kita berzakat kepada orang yang kita bayarkan zakatnya. Wallahu a'lamWaalaikum salam wr wb. Masalahnya apakah nenek anda nafkahnya dalam tanggungan anda. Kalau tidak, maka sah dan boleh, kalau ya, maka yang demikian itu tidak sah, karena zakat fitrah itu kita bayar bersama dengan tanggungan kita, sehingga tidak mungkin kita berzakat kepada orang yang kita bayarkan zakatnya. Wallahu a'lam

    BalasHapus
  3. Trims ustad atas penjelasannya. Dari Fitri di Medan

    BalasHapus

Silahkan anda sampaikan pendapat anda, karena pendapat manusia sebagai makhluk berakal dan berhati harus dihargai.